Sabtu, 29 Juni 2024 merupakan hari pertama Gerilayar Sinema Memang unik dimulai yang berlokasi di Medan Nan Bapaneh Ngalau Indah. Sebelum kegiatan dimulai kami berkumpul di sekre atau biasa kami sebut “ KADAI “ sekitaran jam 11 siang, mulai lah kami mempersiapkan peralatan yang akan dibutuhkan dalam kegiatan Gerilayar sinema memang unik, seperti menyiapkan banner, box, poster film, tonggak pajangan poster, sound system, dan yang lainnya. kami mempersiapkan barang barang dengan beramai, ada Abi, Amaik, Rafly, Bg irvan, Bg ridho, Rosyid, Farhan, Hafiz, Tukiang, Akmal, Ridwan, Bung Attar, Dimas.
Setelah semua peralatan sudah disiapkan, Jam 2 siang kami memulai loading barang menggunakan pick up ke lokasi di Ngalau Indah. Tibanya di lokasi kami memulai instalasi barang barang yang kami persiapkan, dimulai dari menyusun tonggak untuk bendera, menegakkan tenda FOH, meletakan arsip arsip forum rt 05. Setelah instalasi pajangan selesai, sekitar jam 4 sore, untuk pajangan arsip sudah bisa dilihat dan dinikmati oleh semua orang yang hadir, selang waktu itu, kami juga mulai menginstalasi peralatan screening seperti pasang layar, sound system, proyektor, untuk peralatan ini kami dibantu sama teman teman dari Ladang Rupa, secara langsung instalasi untuk alat ini terasa cepat diselesaikan karena beramai ramai dilakukan dan selesai lah di jam 6 sore. Setelah semuanya sudah siap di instalasi kami mulai mempersiapkan diri untuk dimalam nya.
Jam 8 malam, sudah banyak warga yang hadir dan dimulailah Gerilayar sinema memang unik yang dibuka oleh MC yaitu Ridho Arofa, dengan menjelaskan kegiatan Gerilayar sinema memang unik, dilanjutkan dengan sepatah kata dari ketua pelaksana acara Irvan. Dan dilanjutkan dengan pembukaan dan sepatah kata acara Gerilayar sinema memang unik oleh Kepala Dinas Disparpora Kota Payakumbuh.
Setelah itu dimulai lah acara pemutaran film, dengan ada 3 film yang berjudul UNI-DEAR MY SISTER, BUNGKUIH, SAYA DISINI KAU DISANA. Selang waktu film diputarkan warga yang menonton sangat senang, karena dari film ini banyak manfaat untuk warga. Dan ini ulasan tentang 3 film yang ditayangkan di Gerilayar sinema memang unik. Film UNI-DEAR MY SISTER menceritakan tentang “ melalui event pameran busana kain tenun yang diadakan di dalam goa, karena ingin membuktikan menyerah itu bukan pilihan.” Dari film uni ini dapat kita simpulkan apa pun yang kita lakukan apapun rintangan kita jangan sampai menyerah, karena menyerah itu bukan pilihan. Film BUNGKUIH menceritakan tentang “ setelah kegagalan genta dalam eksperimen sala lauak,kedai mereka pun menjadi sepi. Abak yang mengetahui hal tersebut, marah besar dan menentang keinginan genta untuk pengembangan sala lauak, genta pun harus menemukan cara agar produksi sala lauak dapat bertahan lama dan mengembalikan kepercayaan abak.”Ini merupakan sebuah usaha seorang genta untuk mengembangkan produksi sala lauaknya, untuk membuktikan kepada abaknya. Film SAYA DISINI, KAU DISANA menceritakan tentang “ buaya dan manusia harus berbagi ruang hidup di zona merah atau zona rawan tsunami. Disana manusia semakin sering bertemu buaya dan saling curiga satu sama lain. Ada yang digigit ada juga yang baik baik saja. Dari 3 film ini kita juga dapat hikmah yang bisa kita ambil pembelajaran nya, dan warga sangat antusias untuk menonton film film yang kami tayangkan ini.
Setelah pemutaran film yang dilakukan selama 1 jam, dilanjutkan dengan diskusi atau “ MAOTA LAMAK “ dimoderatori tommy destryanto dan narasumber nya Muhammad ikhsan. Obrolan dimulai oleh tommy dengan narasumber ikhsan, Ikhsan merupakan seorang aktivis muda di kota Payakumbuh, dalam obrolan yang diberikan oleh ikhsan, banyak sekali pengalaman pengalaman yang ia berikan kepada warga yang hadir pada acara Gerilayar sinema memang unik, dimulai dari pengalaman aktivitas nya, usaha nya, kegiatan sehari harinya. Dan dalam obrolan itu juga ikhsan juga membahas bagaimana perfilman di kota payakumbuh. Kota payakumbuh ini banyak sekali potensi, dan creator dari berbagai ilmu dan praktiknya. Dari aktivitas anak muda lah bisa nya hal seperti ini diciptakan. Dan ikhsan berharap agar pemutaran film ini berlanjut terus, karena ini sebuah kegiatan yang bermanfaat untuk banyak kalangan semua orang.
Semoga ini berkelanjutan terus. Setelah diskusi atau “MAOTA LAMAK “ selesai kami semua berkumpul dan mengajak semua warga yang hadir untuk foto Bersama, dan setelah foto Bersama berakhir lah acara titik pertama Gerilayar sinema memang unik di medan nan bapaneh ngalau indah, sabtu 29 juni 2024.
